Ini-4-Tips-Jual-Rumah-di-Depok-Agar-Tak-Kena-Tipu-Pembeli

Jika dulu kita lebih sering mendengar kasus penipuan yang menimpa pembeli rumah, kini justru bisa menimpa si penjual rumah.

Lalu, bagaimana cara menghindari aksi penipuan yang merugikan ini? Jika kamu adalah seorang yang akan jual rumah di depok, atau pihak yang mau jual rumah, sebaiknya perhatikan 4 tips ini. Jangan sampai menjadi korban selanjutnya!

  1. Lakukan tatap muka terlebih dahulu dengan calon pembeli

Hal pertama sebelum anda jual perumahan di depok, motif penipuan yang pernah terjadi di daerah depok diawali dengan calon pembeli rumah yang mengaku bahwa mereka sangat tertarik dengan rumah yang dijual, dan langsung menanyakan biaya tanda jadi.

Padahal, mereka belum pernah melihatnya secara langsung ke lokasi rumah anda di Depok. Jika kamu mendapati pembeli yang seperti ini, sudah seharusnya untuk curiga.

Jangan pernah melakukan transaksi apapun apabila kamu belum pernah bertemu langsung dengan pembeli.

  1. Double check informasi mengenai calon pembeli

Hal kedua sebelum anda jual rumah di depok setelah bertemu dengan calon pembeli, bukan berarti bisa langsung mempercayainya begitu saja.

Lakukan double check tentang identitas mereka sebagai calon pembeli, dan jangan mau tertipu dengan penampilannya.

Artis senior Mandra salah satu korban kasus jual beli properti yang tertipu karena hal ini. Untuk itu, sangat penting mengetahui latar belakang calon pembeli.

  1. Jangan sekali-sekali menyerahkan sertifikat jika pembayaran belum lunas

Hal ketiga sebelum anda jual rumah di depok, seperti penipuan rumah mewah yang baru-baru ini terjadi, kebanyakan korban asal mempercayai calon pembeli dan menyerahkan dokumen-dokumen asli.

Padahal, pembayaran masih belum lunas. Penjual disarankan tidak langsung menyerahkan dokumen bila belum ada kejelasan transaksi jual rumah sampai pelunasannya.

  1. Pastikan kantor notaris yang dipilih terdaftar di asosiasi profesi

Hal keempat sebelum anda jual rumah di depok juga harus teliti dalam memilih kantor notaris. Jangan sampai segala jenis surat perjanjian dibuat oleh notaris palsu yang kongkalikong dengan calon pembeli yang berniat menipu.

Agar aman untuk pihak penjual dan pembeli, notaris yang dipilih bisa disesuaikan dengan keputusan bersama.

Untuk mengatasi hal ini, cek terlebih dahulu status dari kantor notaris yang dituju. Pastikan bahwa kantor notaris tersebut terdaftar di asosiasi profesi. Untuk mengeceknya anda bisa cek di situs resmi Ikatan Notaris Indonesia.

Itulah beberapa cara agar jual rumah di depok aman dari penipuan, semoga bagi yang membaca artikel ini dapat membantu anda dalam proses jual beli properti secara aman dan hati – hati ya!

Categories: Properti